Home Paket Umroh Hubungi Kami Tentang Kami

Sapuhi Siap Menerima Tambahan Kuota Haji 2019

Kamis, 16 Mei 2019 19:39 WIB


Travelumroh – Tambahan kuota haji sebanyak 10.000 jemaah membuat pemerintah setidaknya harus bisa membayar uang subsidi atau indirect cost biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) hingga mencapai Rp346 miliar.

Jumlah tersebut berasal dari BPIH per orang yang hanya sebesar Rp35,2 juta per orang dari biaya riil haji berkisar Rp69,7 juta per orang.

Dengan demikian tahun ini total dana subsidi biaya haji yang diambil dari nilai manfaat pengelolaan setoran awal di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencapai Rp7 triliun lebih.

Menyikapi hal ini, Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umroh dan Haji Indonesia (Sapuhi) Syam Resfiadi, mengatakan pihaknya siap memenuhi tambahan kouta tersebut bila para regular belum bisa mengisi. 

“Jika kesempatan itu diberikan kepada kami, berapa lama pun akan kami ambil. Karena kami sudah siap, terus terang saja dari cadangan daftar tunggu 20 persen saja masih ada 600 orang yang belum terakomodir dan sudah melunasi 8.000 Dolar AS,” ujar Syam Resfiadi dalam diskusi Pembinaan Umroh dan Haji Khusus serta sosialisasi Koperasi Sapuhi Mekar Sukses sekaligus buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Ia menambahkan penambahan kouta ini dapat menambah beban penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) kepada konsumen yang sudah membayar lunas dan dicadangkan yang harus menunda tahun depan.

Terlebih uang tersebut tidak bisa ditarik lagi dan menjadi jaminan bisa berangkat di tahun berikutnya.

“Inilah menjadi tidak nyaman sebagai PIHK kepada konsumen,” ujarnya.

Sementara, kata dia, peraturan dari pemerintah dan tidak langsung berhadapan dengan konsumen.

Ia juga menjelaskan para calon jemaah haji akan mendapat bagi hasil dari investasi dana haji yang disetorkannya mulai tahun ini. Hal ini seiring mulai diberlakukannya rekening maya atau virtual account bagi jemaah haji tunggu pada tahun depan.

Bagi hasil tersebut ialah setoran awal jemaah ditambah nilai manfaat atau imbal hasil yang diperoleh dari investasi yang dilakukan (Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) setiap bulan. Saat ini, saldo setoran awal jamaah ditentukan Rp 25 juta. (brvs)

Artikel Terkait
Jemaah Haji Gelombang Dua Bakal Berangkat 20 Juli
Jemaah haji gelombang kedua akan mulai memasuki Arab Saudi, pada 20 Juli 2019 besok.

19 Juli 2019
Kemenag: Perjalanan Haji Gelombang Pertama Lancar
"Sejauh ini tidak ada kendala yang berarti selama proses pemberangkatan jemaah haji gelombang I."

19 Juli 2019
© 2019 TRAVELUMROH.ID. All rights reserved.