Home Paket Umroh Hubungi Kami Tentang Kami

Ini Daftar Barang yang Tak Boleh Dibawa Saat Pergi Haji

Jumat, 17 Mei 2019 19:43 WIB


Travelumroh - Bagi calon jemaah haji yang hendak berangkat ke Tanah Suci, ada ketentuan sejumlah barang yang dilarang untuk dibawa.

Seperti dilansir Tribunnews.com, Kasi Haji Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Lampung Utara, Herman Ali mengungkapkan, calon jemaah haji diberikan dua buah koper, yakni koper besar dan koper kecil.

Koper besar akan ditaruh di bagasi pesawat, sementara koper kecil akan dibawa ke dalam kabin pesawat.

Ia juga menuturkan, koper besar memiliki kapasitas maksimal seberat 20 kilogram (kg).

"Karena kapasitas koper besar sangat sedikit, calon jamaah haji sebaiknya membawa barang-barang bawaan yang seperlunya saja, agar tidak terlalu membebani diri sendiri," kata Herman Ali, Kamis (11/4/2019).

Ia juga menegaskan ada sejumlah barang yang tidak boleh dibawa saat pergi haji. Berikut rinciannya,

1. Senjata tajam semisal golok, celurit, parang, pisau, dan sejenisnya.

2. Perhiasan dan uang tunai dalam jumlah yang sangat besar.

3. Minyak tanah atau minyak goreng.

4. Kompor gas atau lampu gas, tabung oksigen/butane aqualung, aki.

5. Bahan peledak, senjata api dan amunisinya, kembang api, tabung gas, korek, pylox.

6. Cairan yang bersifat korosif dan beracun, semisal aki, air raksa, atau cuka.

7. Air Zam-zam ataupun air minum. Sebab, di pesawat akan disediakan minuman.

8. Cairan dalam botol lebih dari 100 ml, semisal kecap, madu, atau anggur.

9. Benda yang mengandung magnet.

10. Buah atau benda yang berbau menyengat, semisal durian, terasi, dan sebagainya.

11. Tidak perlu membawa beras dan alat-alat masak karena peraturan maktab haji sekarang dilarang untuk memasak dalam hotel pemondokan haji. (brvs)

Artikel Terkait
Asrama Haji Bisa Digunakan untuk Karantina Jemaah Umroh
"Nah, jika kemudian asrama haji ini dipergunakan untuk menjadi tempat karantina bagi jemaah umroh."

03 Desember 2020
Amphuri Sumbagut Berharap Vaksin Corona Diprioritaskan untuk Jemaah Haji dan Umroh
"Kami berharap vaksin Sinovac dari China atau Amerika Serikat, mudah-mudahan itu yang terbaik."

03 Desember 2020
© 2020 TRAVELUMROH.ID. All rights reserved.