Home Paket Umroh Hubungi Kami Tentang Kami

Menkes: Pelayanan Kesehatan Haji Mesti Diperbaharui Tiap Tahun

Rabu, 12 Juni 2019 17:14 WIB


GituGini – Indonesia menyumbang kuota haji terbanyak tahun ini. Jumlah jemaah yang bakal berangkat sebanyak 231.000 orang.

Dengan kuota sebanyak ini, pertimbangan soal kesehatan para jemaah tentunya menjadi salah satu faktor penting yang harus diperhatikan.

Seperti dilansir Bisnis.com, menurut Menteri Kesehatan Nila Moeloek dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/6/2019), pelayanan kesehatan jemaah haji tiap tahun harus terus diperbaharui.

Hal itu, kata dia, seiring tantangan pelayanan kesehatan haji setiap tahun terus berubah dan bertambah seiring meningkatnya jumlah jemaah haji risiko tinggi, beragamnya latar belakang pendidikan, etnis dan sosial budaya serta kondisi fisik, termasuk pada saat penerbangan menuju Arab Saudi.

Selain itu, kata dia, kondisi lingkungan di Arab Saudi yang berbeda dengan kondisi di Indonesia dapat berdampak terhadap kesehatan jemaah haji.

Misalnya, perbedaan musim, kelembaban udara yang rendah, perbedaan lingkungan sosial budaya, keterbatasan waktu perjalanan ibadah haji dan kepadatan populasi jemaah haji pada saat wukuf di Arafah maupun melontar jumrah di Mina.

“Selama penerbangan kondisi lingkungan udara berbeda dengan kondisi lingkungan daratan. Bertambahnya ketinggian dan berkurangnya kadar oksigen dan dapat menyebabkan sakit atau rasa tidak nyaman pada tubuh jemaah selama perjalanan seperti gangguan pernapasan, Deep Vein Thrombosis, dehidrasi, jet lag, dan mabuk udara,” kata Nila pada Seminar Pelayanan Kesehatan Haji, Gedung Kementerian Kesehatan, Rabu (12/6/2019).

Nila pun berharap pelayanan kesehatan saat penerbangan haji tahun 2019 dapat berjalan lebih baik.

Para petugas Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) diharapkan akan mampu untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal baik sebelum keberangkatan, selama penerbangan, saat di Arab maupun setelah kembali ke Indonesia. (brvs)

Artikel Terkait
Persiapan Jemaah di Jambi Tetap Berjalan di Tengah Ketidakpastian Ibadah Haji 2020
"Semuanya kita persiapkan mulai dari manasik hingga persiapan lainnya seperti cek kesehatan dan pembuatan paspor yang masih berlangsung."

29 Mei 2020
Jokowi Bakal Putuskan Haji 1441 H pada Juni 2020
“Awal Juni, Jokowi akan diputuskan berangkat haji atau tidak. Namun harapan kita ibadah haji tetap berjalan dan normal.”

29 Mei 2020
© 2020 TRAVELUMROH.ID. All rights reserved.