Home Paket Umroh Hubungi Kami Tentang Kami

Jemaah Haji Apresiasi Layanan Prioritas Kantor Imigrasi Surabaya

Selasa, 17 September 2019 18:28 WIB


Travelumroh – Jemaah haji mengapresiasi layanan prioritas yang diberlakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya.

Seperti dikutip dari Tribunnews.com, Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Ragil Putra Dewa mengatakan, apresiasi tersebut terkait pelayanan petugas yang mendatangi jemaah, bukan jemaah yang mendatangi petugas Imigrasi.

"Kami bersyukur banyak jemaah yang senang saat kami datangi ke kamar Asrama Haji. Mereka kami layani terkait keimigrasian," kata Ragil, Senin (16/9/2019).

Menurutnya, kantor Imigrasi memang memberikan layanan prioritas kepada calon jemaah haji dalam kondisi tertentu. Misalnya, kata dia, jemaah lansia, sakit, dan secara fisik lemah.

Lantas, Ragil mengatakan para jemaah yang sudah sepuh di atas 60 tahun tak perlu antre saat pengecekan paspor sebelum terbang. Jemaah yang sakit juga diperlakukan secara khusus.

"Biasanya kami perlu pastikan bahwa pemegang paspor adalah jemaah yang sesungguhnya. Mereka juga perlu ditanya kebenaran dokumen tersebut. Petugas pun mendatangi mereka satu per satu," jelas Ragil.

Petugas Imigrasi dalam standar tugasnya juga harus memastikan bahwa jemaah haji yang hendak terbang adalah bukan termasuk jemaah yang masuk dalam daftar cegah tangkal (cekal).

"Harus kami pastikan baik-baik," kata Ragil. (brvs)

Travelumroh – Jemaah haji mengapresiasi layanan prioritas yang diberlakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya.

Seperti dikutip dari Tribunnews.com, Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya, Ragil Putra Dewa mengatakan, apresiasi tersebut terkait pelayanan petugas yang mendatangi jemaah, bukan jemaah yang mendatangi petugas Imigrasi.

"Kami bersyukur banyak jemaah yang senang saat kami datangi ke kamar Asrama Haji. Mereka kami layani terkait keimigrasian," kata Ragil, Senin (16/9/2019).

Menurutnya, kantor Imigrasi memang memberikan layanan prioritas kepada calon jemaah haji dalam kondisi tertentu. Misalnya, kata dia, jemaah lansia, sakit, dan secara fisik lemah.

Lantas, Ragil mengatakan para jemaah yang sudah sepuh di atas 60 tahun tak perlu antre saat pengecekan paspor sebelum terbang. Jemaah yang sakit juga diperlakukan secara khusus.

"Biasanya kami perlu pastikan bahwa pemegang paspor adalah jemaah yang sesungguhnya. Mereka juga perlu ditanya kebenaran dokumen tersebut. Petugas pun mendatangi mereka satu per satu," jelas Ragil.

Petugas Imigrasi dalam standar tugasnya juga harus memastikan bahwa jemaah haji yang hendak terbang adalah bukan termasuk jemaah yang masuk dalam daftar cegah tangkal (cekal).

"Harus kami pastikan baik-baik," kata Ragil. (brvs)

Artikel Terkait
Ini Salah Satu Keluhan Jemaah Terkait Pelayanan Haji 2019
“Yang menjadi PR adalah di Armuzna. Jadi mereka menunggu waktu yang tidak pasti sampai bus itu datang.”

22 Oktober 2019
Daftar Tahun Ini, Jemaah Kalsel Baru Berangkat Haji 30 Tahun Mendatang
“Jadi perkiraan sampai 30 tahun sekarang ini sudah antrean haji daerah kita, ini dengan kuota haji setiap tahunnya sebanyak 4.155 orang."

22 Oktober 2019
© 2019 TRAVELUMROH.ID. All rights reserved.