Home Paket Umroh Hubungi Kami Tentang Kami

Pengamat Haji dan Umroh: BPKH Mesti Sosialisasikan Optimalisasi Dana Haji

Jumat, 29 November 2019 16:51 WIB


Travelumroh – Pengamat Haji dan Umroh, Ade Marfuddin mengimbau Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) untuk melakukan sosialisasi nilai manfaat optimalisasi dana haji.

Ia menjelaskan, uang calon jemaah haji dikelola dan diinvestasikan oleh BPKH, lalu manfaatnya digunakan untuk mensubsidi calon jamaah haji yang akan segera berangkat. 

“Semua Jemaah harus mengetahui bahwa dana haji bagi Jemaah yang berangkat tahun ini juga menggunakan dana dari Jemaah yang belum berangkat,” kata Ade seperti dilansir Republika, Kamis (28/11).

Ade juga mengatakan, biaya haji yang dibayar Jemaah hanya sebesar Rp 35.235.602 dari biaya sebenarnya sebesar 70 juta.

Besaran 35 juta merupakan total biaya haji setelah mendapat subsidi yang berasal dari hasil pengelolaan dana haji oleh BPKH.

"Itu disubsidi, tentu tidak cukup dengan biaya hanya Rp 35 juta, jangan mimpi dengan uang Rp 35 juta bisa dapat tempat yang nyaman saat berhaji," katanya.

"Maka minta ridho dan keikhlasan ke orang yang belum berangkat haji karena dananya dipakai oleh jemaah haji yang berangkat tahun ini, ini yang perlu dibuka ke publik," lanjutnya. (brvs)

Artikel Terkait
Terlalu Banyak Bahas Regulasi, Materi Manasik Haji Mesti Disederhanakan
"Jemaah saat haji inginnya fokus dengan ibadahnya, jangan dibebankan materi tentang regulasi."

06 Desember 2019
Bandara Kertajati Jadi Embarkasi Haji Mulai Tahun 2020
“Kami sepakat bahwa tahun ini kami harus langsung memberangkatkan jemaah dari Bandara Kertajati. "

06 Desember 2019
© 2019 TRAVELUMROH.ID. All rights reserved.