Home Paket Umroh Hubungi Kami Tentang Kami

Arab Saudi Izinkan Ibadah Haji Terbatas dengan Sejumlah Protokol Pencegahan Covid-19

Selasa, 23 Juni 2020 09:43 WIB


Travelumroh.id – Pemerintah Arab Saudi akhirnya tetap mengizinkan pelaksanaan ibadah 1441 hijriah namun dengan sejumlah aturan ketat.

Salah satunya adalah pembatasan jumlah haji dimana haji hanya diperbolehkan bagi jemaah dari kewarganegaraan mana pun yang saat ini sudah berada di Arab Saudi.

Selain itu, aturan lain adalah pelaksanaan ibadah haji dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang diterapkan secara ketat.

Berikut sejumlah protokol kesehatan yang mesti ditaati oleh seluruh Jemaah menjelang dan pada saat pelaksanaan ibadah haji 2020 seperti dikutip dari Detik.com.

1. Melakukan pre-registration dengan mengirim data pribadi dan detail kontak yang sebelum mengunjungi Masjidil Haram

2. Pintu masuk dan keluar didesain berbeda untuk mencegah kemacetan di satu pintu

3. Mengoperasikan kamera yang bisa mendeteksi suhu tubuh di pintu masuk. Orang yang dideteksi memiliki suhu tubuh tinggi akan dilarang memasuki Masjidil Haram, serta harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi yang dirujuk kementerian kesehatan Saudi

4. Materi edukasi dan aturan terkait cuci tangan, menggunakan hand sanitizer, tidak boleh bersalaman, etika batuk, bersin, serta jaga jarak akan disediakan tiap saat di pintu masuk dan melalui simbol-simbol

5. Pengunjung yang punya gejala terinfeksi virus corona atau sempat kontak dengan COVID-19 dalam jangka waktu 14 hari jangan dulu mendatangi Masjdil Haram

6. Hanya mengizinkan Masjidil Haram terisi 40 persen dari kapasitas total

7. Wajib mengenakan masker sebelum mendatangi Masjidil Haram

8. Karpet tidak disediakan dan jamaah akan beribadah di lantai

9. Kontainer Zam-zam tidak disediakan dan distribusi Zam-zam dalam botol dihentikan untuk mencegah penyebaran virus

10. Tidak menyediakan iftar atau makanan untuk buka puasa dan larangan membawa makanan ke Masjidil Haram akan berlanjut

11. Stiker akan ditempatkan di lantai untuk menandai lokasi jamaah saat sholat sehingga bisa menerapkan jaga jarak, kira-kira dua meter

12. Kelas belajar dan menghafal Al-Qur'an masih dihentikan

13. Masjidil Haram masih akan ditutup usai sholat isya dan dibuka kembali satu jam sebelum sholat subuh

14. Terus berkoordinasi dengan kementerian kesehatan utuk menempatkan tim medis pada pintu masuk utama Masjidil Haram. (brvs)

 

Artikel Terkait
Ibadah Haji Digelar dengan Kuota Sangat Terbatas, PBNU: Jangan Berkecil Hati
"Masih banyak ibadah dalam Islam yang imbalannya setara dengan menunaikan ibadah haji."

25 Juni 2020
Pemprov Aceh Rancang Aturan untuk Memberangkatkan Haji Secara Mandiri
"Kalau kita telaah dua peraturan itu, memang Aceh diberi keistimewaan untuk melaksanakan pelaksanaan tatanan syariat Islam secara lebih lengkap."

18 Juni 2020
© 2020 TRAVELUMROH.ID. All rights reserved.