Home Paket Umroh Hubungi Kami Tentang Kami

Ibadah Haji Digelar dengan Kuota Sangat Terbatas, PBNU: Jangan Berkecil Hati

Kamis, 25 Juni 2020 09:57 WIB


Travelumroh.id – Ibadah haji 1441 hijriah akhirnya tetap dilaksanakan meski dengan pembatasan jumlah jemaah haji, dimana Saudi memutuskan Jemaah yang bisa melaksanakan haji adalah mereka yang berasal dari berbagai negara yang sudah berada di Saudi sebelum pandemi corona.

Terkait hal itu, Ketua Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) Robikin Emhas mengatakan pihaknya berharap Jemaah haji dari Indonesia tidak berkecil hati dengan keputusan ini.

Menurutnya, masih banyak ibadah dalam Islam yang imbalannya setara dengan menunaikan ibadah haji.

"Antara lain menjamin kelangsungan hidup dan memberi makan yatim-piatu, istiqomah hadir dalam majelis ilmu, berbakti kepada kedua orang tua, berdzikir sepenjang waktu dengan bacaan baqiatus shalihat," kata Robikin seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis 25 Juni 2020.

Sebelumnya, Robikin juga mengatakan pihaknya menghormati keputusan pemerintah Arab Saudi.

"Kita memaklumi keputusan Pemerintah Saudi. Karena kita tahu bahwa menjaga kesehatan dan keselamatan manusia adalah bagian dari ajaran Islam," ucap Robikin.

Seperti diketahui, pemerintah Arab Saudi pada Senin (22/6/2020) mengumumkan, akan menggelar ibadah haji 2020 dengan kuota jemaah yang sangat terbatas.

Upaya ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona yang masih melanda Arab Saudi maupun negara-negara lainnya.

Kegiatan ibadah haji yang bakal menyedot jutaan umat Islam ke Arab Saudi jika tetap digelar normal, diprediksi bakal menjadi pemicu lonjakan kasus baru Covid-19. (brvs)

 

Artikel Terkait
Arab Saudi Izinkan Ibadah Haji Terbatas dengan Sejumlah Protokol Pencegahan Covid-19
Salah satunya adalah pembatasan jumlah haji dimana haji hanya diperbolehkan bagi jemaah dari kewarganegaraan mana pun yang saat ini sudah berada di Arab Saudi.

23 Juni 2020
Pemprov Aceh Rancang Aturan untuk Memberangkatkan Haji Secara Mandiri
"Kalau kita telaah dua peraturan itu, memang Aceh diberi keistimewaan untuk melaksanakan pelaksanaan tatanan syariat Islam secara lebih lengkap."

18 Juni 2020
© 2020 TRAVELUMROH.ID. All rights reserved.